Satu Orang Meninggal Setelah Positif Terjangkit Virus Corona Di Indonesia

Bpk-Yuri

Pada hari ini, Rabu 11 Maret 2020, Sekitar Jam Setengah 2 Siang, juru bicara penanganan virus Corona di Indonesia, Bapak Achmad Yurianto, memberitahukan bahwa pasien kasus nomor 6 dan pasien kasus nomor 14, sudah diperiksa 2 kali, dan hasilnya negatif. Artinya sekarang kita sedang mengedukasi mereka untuk persiapan pulang, dengan melaksanakan self isolated, artinya mereka harus melakukan karantina atau isolasi diri di lingkungan keluarga mereka masing-masing. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah dikarenakan kita harus benar-benar menyampaikan hal itu bahwa, meskipun sudah dinyatakan negatif Covid-19, kita mengharapkan agar mereka tetap menjaga kewaspadaan atau kehati-hatian. Kondisi mereka berdua dalam keadaan baik, tidak ada keluhan yang berarti apapun dan sebentar lagi akan dilakukan untuk mengkoordinasikan supaya bisa dipulangkan ke tempat tinggal mereka. Tentu dalam karantina atau isolasi sendiri ini mereka harus benar-benar menjaga diri, dengan menjaga masker misalnya, tetap menghindari kontak dekat dengan anggota keluarga mereka masing-masing, penggunaan alat makan dan minum khusus, yang terpisah dengan kelurga. Aktifitas di luar rumah pun harus dikurangi, khususnya aktifitas untuk bertemu dengan orang-orang lain.

Read More…

Virus Corona Di Indonesia Positif Menjadi 27 Orang Dan Cara Mengendalikan Penularan

Bpk-Yuri

Pada hari ini, juru bicara penanganan virus Corona di Indonesia, Bapak Achmad Yurianto, memberitahukan penambahan pasien positif terjangkit virus Corona 8 orang lagi. Sehingga jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 menjadi 27 orang. Bapak Yuri, mengatakan bahwa terakhir, yaitu di hari Senin tanggal 9 Maret 2020, sudah disebutkan total pasien terjangkit virus Corona menjadi 19 orang. Bapak Yuri menambahkah, bahwa hari ini akan dilanjutkan, dari hasil laboratorium yang didapatkan pada siang hari, dan sudah dianilisi bersama ahli. Yang pertama pasien yang terditeksi konfirm positif virus Corona, adalah pasien dengan nomor kasus 20, jenis kelamin perempuan, usia 70 tahun, Warga Negara Indonesia, merupakan tracing bagian sub-klaster Jakarta.

Read More…

Virus Corona Di Indonesia Positif Bertambah Menjadi 19 Orang

pasien-corona-depok

Di hari Senin, tanggal 9 Maret 2020, Juru bicara penanganan virus Corona, Covid-19, yaitu Bapak Achmad Yurianto, mengumumkan bahwa, dari informasi yang dia dapatkan lagi, hasil pemeriksaan yang dilakukan beberapa hari lalu dengan menggunakan PCR, dan sudah dikonfirmasi dengan pemeriksaan menggunakan genome sequencing, maka pada hari ini ada beberapa kasus positif lagi yang didapatkan terhadap infeksi virus Corona (Covid-19). Yang pertama, kita identifikasi sebagai kasus nomor 07, jenis kelamin wanita, berusia 59 tahun, kondisi sakit ringan-sedang saja dan stabil, kasus impor, yang bersangkutan baru balik dari luar negeri, lalu beberapa waktu kemudian ada gejala-gejala yang mengarah kepada Covid-19, lalu diperiksa secara detail, baik dengan PCR pada 4 hari yang lalu, dengan diperiksa dengan genome sequencing.
Read More…

Virus Corona Di Indonesia Positif Menjadi 6 Orang

pasien-corona-depok

Juru bicara penanganan virus Corona, Covid-19, yaitu Bapak Achmad Yurianto, kembali mengumumkan ada 2 orang lagi, kasus positif Corona, sehingga hingga saat ini totalnya ada 6 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dalam konfrensi pers, Bapak Yuri mengatakan, “hasil dari pemeriksaan laboratorium, ada 2 kasus lagi positif. Yang pertama, kita sebut sebagai kasus nomor 05, jenis kelamin laki-laki, berusia 55 tahun, ini merupakan hasil checking lanjutan dari tracing case atau kasus yang klaster Jakarta. Yang kedua, confirm kasus positif Covid-19, yang kita sebut sebagai kasus nomor 06, jenis kelamin laki-laki, berusia 36 tahun, ini adalah kasus impor, yang didapatkan yang bersangkutan dari Jepang, sewaktu dia bertugas atau kerja sebagai kru atau awak kapal Diamond Princess. Ini saja dua yang sama tambahkan, kasus nomor 05 dan kasus nomor 06. Kondisi kedua-duanya stabil, tidak butuh alat oksigen, tanpa infus, sadar diri sepenuhnya, tanpa demam, tanpa batuk, dan juga tanpa ada pilek.”
Read More…

Virus Corona Di Indonesia Positif Menjadi 4 Orang

BpkYurianto

Bapak Achmad Yurianto, Juru Bicara penanganan virus Corona di Indonesia, mengadakan konfrensi pers, memberikan keterangan terkait corona hari ini, Jumat 6 Maret 2020, di Kantor Kementrian Kesehatan di Jakarta. Dalam keterangannya, Bapak Achmad Yurianto, yang sering disapa sebagai pak Yuri, mengatakan bahwa, “dinas kesehatan Jakarta, karena kejadiannya di Jakarta, dengan dibantu kepolisian (Polri), dan juga dari BIN, mengidentifikasi 80 orang. Ini adalah contact tracing (penelusuran kontak) dari 2 WNI yang positif Corona yang masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Dua WNI yang positif Corona ini disebut kasus nomor 1 dan kasus nomor 2.”

Read More…

Gunung Merapi Meletus Lagi, Status Waspada

merapi1

Pada pagi hari, Selasa 3 Maret 2020, terjadi erupsi (letusan gunung api) di gunung Merapi. Pantauan aktifitas vulkanik gunung Merapi, menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Ibu Hanik Humaida, setelah terjadi erupsi tadi pagi, sampai saat ini tidak aktifitas yang signifikan, artinya kegempaan masih seperti biasa. Aktifitas warga masih seperti biasa saja. Jika dibandingkan erupsi 13 Februari 2020 lalu, skala Volcanic Explosivity Indexnya sama, yaitu 1, jadi ini adalah skala terendah dari erupsi gunung berapi. Jadi gunung Merapi dan gunung berapi yang lain, punya skala antara satu sampai dengan delapan. Jadi untuk yang kali ini dan beberapa erupsi yang lalu, skalanya adalah satu.

Read More…

Dirut RSPI Sulianti Saroso Adakan Konfrensi Pers Kondisi 9 Pasien Corona

ruang-isolasi1

Bapak Mohammad Syahril, selaku Direktur Utama RSPI (Rumah Sakit Penyakit Infeksi) Sulianti Saroso, mengadakan konfrensi pers pada hari Rabu siang tanggal 4 Maret 2020, untuk memberitahukan tentang keadaan terkini dari 9 orang pasien Corona (2 positif, 7 suspect) yang ada di RSPI Sulianti Saroso. Dalam konfrensi persnya, Bapak Mohammad Syahril mengatakan bahwa, 9 orang yang ada di RSPI ini, memang 1 keadaannya kurang baik, jelek, karena dikirim dari Rumah Sakit swasta kesini ke RSPI Sulianti Saroso menggunakan ventilator di hidungnya, dimana di Rumah Sakit swasta sana sudah dirawat selama 1 minggu. Satu pasien yg keadaannya kurang baik ini, berusia 65 tahun. Tapi 8 orang lainnya dalam keadaan baik, stabil.

Read More…

Tujuh Pasien Yang Diisolasi Di RSPI Sulianti Saroso Hasil Uji Labnya Diketahui Hari Ini

ruang-isolasi1

Dua hari Setelah Pemerintah mengumumkan bahwa virus Corona di Indonesia positif terjangkit pada 2 WNI dan sudah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, hari ini ada 7 orang yang suspect (terduga) terkena virus Corona, yang sedang dikarantina, diobservasi, juga di RSPI Sulianti Saroso. Untuk pasien yang tengah menjalani perawatan intensif dan kemudian masuk dalam ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso ini memang ada jumlahnya sekitar 9 orang. Dua orang yang merupakan sudah terkonfirmasi terjangkit virus Corona, dan telah diumumkan presiden Jokowi pada tanggal 2 Maret 2020 lalu, sedangkan sisanya ada 7 orang lainnya, ini merupakan pasien rujukan dari sejumlah Rumah Sakit yang ada di bilangan Jakarta, Depok, dan sekitarnya. Mereka ini tiba di hari Selasa, tanggal 3 Maret 2020 kemarin. Dari 7 orang tersebut, sudah menjalani sejumlah rangkaian test untuk diketahui apakah positif terkena virus Corona (Covid-19) atau justru negatif Covid-19. Namun hasil test nya ini pun baru akan keluar pada hari ini tepatnya pada hari Rabu ini, 4 Maret 2020.

Read More…

Lautan Pasir Bromo Banjir

Akibat hujan deras di puncak gunung Bromo, Jawa Timur, pada hari Selasa 3 Maret 2020, kawasan lautan pasir Bromo yang berada di desa Ngadisari, kecamatan Sukapura, kabupaten Probolinggo banjir, yang menimbulkan air yang mengalir cukup deras. Badan penanggulangan daerah menghimbau wisatawan untuk waspada. Genangan air di hamparan pasir Bromo ini terjadi pasca hujan deras yang melanda puncak gunung Bromo, pada pagi harinya. Sejumlah wisatawan dan warga pun terpaksa menunggu genangan surut, agar dapat melintas. Meski kawasan Bromo tetap aman untuk dikunjungi, badan penanggulangan daerah setempat, menghimbau agar wisatawan dan warga tetap waspada.

Read More…

Perbedaan Antara Covid-19 Dan Virus Corona Menurut Kementrian Kesehatan

Covid-19

Juru bісаrа Covid-19 Achmad Yurіаntо menyatakan, kіtа соbа саrі реnуеbаbnуа kok реnуеbutаnnуа beda, tеrnуаtа referensinya WHO, yang mengatakan nаmа penyakit adalah Covid-19, penyebabnya virus уаng nаmаnуа SARS Cоrоnа virus tіре dua аtаu kаlаu digampangkan nаmа penyakitnya tурhuѕ, реnуеbаbnуа kuman yang nаmаnуа salmonela, jаdі itu уаng membedakan ѕаmа jugа penyakitnya раtаh tulаng bеtіѕ реnуеbаbnуа dіtаbrаk оjеk, ѕаmа dеngаn іtu.

Read More…