Twitter
LinkedIn
YouTube
Facebook

Curug Cipendeuy Di Area Penangkaran Rusa Cariu Bogor

curug-cipendeuy-02a-plang

Curug Cipendeuy adalah curug atau air terjun yang ada dalam area Penangkaran Rusa Cariu, Bogor. Curug Cipendeuy dan Penangkaran Rusa Cariu Jonggol adalah salah satu wana wisata pendidikan yang ada di daerah Bogor, yang mungkin belum banyak orang yang tahu keberadaanya. Tempatnya sejuk dan nyaman, dan sangat cocok untuk tempat mengisi liburan keluarga, khususnya untuk pendidikan anak, agar bisa berinteraksi langsung dengan rusa-rusa yang cantik, yang mungkin selama ini hanya bisa dinikmati dari balik jeruji besi dan dari luar kandang saja, seperti hal nya di kebun binatang. Tapi di penangkaran rusa Cariu, Bogor, kita bisa langsung ada di antara rusa-rusa yang sedang santai ataupun sedang istirahat atau sedang makan.

Di area curug Cipendeuy yang ada di area penangkaran rusa Cariu ini selain bisa untuk menikmati keindahan alam dan suasana yang sejuk, juga bisa dijadikan tempat melatih anak-anak untuk mencintai alam sekitar dengan menjaga kelestarian alam yang ada, dengan menjaga kebersihan seperti tidak membuang sampah sembarangan, tapi mengumpulkan sampah plastik/kemasan air minum ataupun tempat/kemasan makanan yang dibawa, untuk dibuang nanti sepulangnya dari wana wisata curug Cipendeuy dan penangkaran rusa Cariu tersebut. Dengan berjalan menuju curug Cipendeuy, badan jadi lebih sehat karena bisa berjalan untuk berolahraga di tengah-tengah usaha yang sejuk dan bersih.

Perjalanan ke Penangkaran Rusa Cariu ini diadakan ketika melakukan dinas tanggal merah dengan corak dinas pengabaran dan juga menggunakan gerai beroda, pada hari Senin tanggal 12 September 2016, bersama beberapa rekan seiman yang tinggal di daerah Cileungsi dan Jonggol seperti foto-foto di bawah ini.

dinastglmerah12sep2016-02

dinastglmerah12sep2016-03

Untuk bisa mencapai lokasi curug Cipendeuy dan penangkaran rusa Cariu, bila kita datang dari arah Jakarta, kita bisa melewati Cileungsi terlebih dahulu. Dan untuk bisa mencapai Cileungsi dari Jakarta, bisa lewat Cibubur, keluar di pintu tol Cibubur Jambore. Setelah itu ambil jalan arah Nagrak dan Cileungsi. Setelah tiba di perempatan Cileungsi, ambil jalan arah lurus saja, atau bisa juga naik ke flyover (sebelum perempatan Cileungsi). Setelah melewati flyover atau perempatan Cileungsi arah ke Jonggol, kita yang akan melewati Terminal Cileungsi dan setelah itu kita juga akan melewati Taman Buah Mekarsari. Bagi belum pernah mengunjungi Taman Buah Mekarsari, silakan jalan-jalan terlebih dahulu di daerah tersebut. Atau Anda bisa memilih melanjutkan perjalanan ke arah Jonggol. Sekilas info, dari perempatan Cileungsi itu, bila belok ke kiri akan menuju Bekasi, dan bila kita ambil arah ke kanan akan menuju Citereup, Cibinong, Sentul dan Bogor. Bila kita datang dari daerah Citereup, Cibinong ataupun Cikarang, bila ingin menuju Cariu bisa ambil arah ke Jonggol terlebih dahulu, tanpa harus melewati Cileungsi.

Dari daeraj Jonggol perjalanan bisa dilanjutkan ke arah Cariu. Bila telah tiba di Kecamatan Cariu dengan melewati pasar Cariu, terus saja lanjutkan perjalanan ke arah Cianjur. Setelah melewati perbatasan Cariu, kita akan memasuki daerah Kecamatan Tanjungsari yang kira-kira berjarak 15 km. dari Cariu. Kecamatan Tanjungsari, yang merupakan pemekaran dari kecamatan Cariu, Bogor, karenanya seringkali masih disebut Cariu. Curug Cipendeuy dan Penangkaran rusa nya sendiri sudah tidak jauh ke perbatasan Tanjungsari (Bogor) dengan Cikalongkulon (Cianjur).

Berikut ini kisah perjalanan kami ke Curug Cipendeuy sambil mengabar kepada orang-orang yang kami temui di sepanjang perjalanan. Sebagian teman kami tetap berdinas dengan gerai beroda di pinggir sungai yang juga dekat warung dan jalan setapak yang dilalui orang-orang. Sungainya sendiri, yang banyak batu-batu kali besar tersebut, bisa dilewati pengunjung dengan melewati jembatan gantung yang maksimal boleh dilewati sampai dengan 10 orang saja.

Perjalanan menuju Curug Cipendeuy berlawanan arah dengan ke penangkaran rusa, seperti foto di awal artikel ini. Seperti gambar di atas, di awal artikel, setelah bertemu pertigaan tersebut, kita ambil arah jalan ke kanan. Perjalanan setelah melewati pertigaan, masih relatif datar walau agak berkelok beberapa kali, seperti foto di bawah ini.

curug-cipendeuy-02b-menujuedit

Kemudian setelah kira berjalan kira-kira 100 meter, jalan setapaknya mulai menanjak dan juga akan bertemu beberapa batu besar di jalan, seperti foto di bawah ini.
curug-cipendeuy-05-kdg-menanjakedit

Perjalanan ke curug Cipendeuy dari pertigaan tadi diperkirakan berjalan 400 meter. Di seratus meter kedua tadi mulai menanjak, walau kadang juga bertemu jalan datar lagi. Di perjalanan seratus meter ketiga pun kita masih akan bertemu dengan tanjakan juga, dan lebih curam dibandingkan dengan seratus meter kedua, seperti foto di bawah ini.

curug-cipendeuy-06-masih-menanjak

Perjalanan di seratus meter ketiga inipun tidak selalu menanjak, terkadang ada jalan datar juga. Bahkan kita juga bisa bertemu jembatan yang terbuat dari batang pohon dan kayu seperti foto di bawah ini.

curug-cipendeuy-07-ada-jembatan-batang-phn

Mendekati akhir perjalanan seratus meter keempat, jalan setapaknya akan menanjak lagi. Lalu beberapa puluh meter kemudian kita akan bertemu plang Curug Cipendeuy, yang akhirnya mengantar kita ke curug tersebut tidak jauh lagi, seperti foto-foto di bawah ini.

curug-cipendeuy-07-menanjak-lgi

curug-cipendeuy-07-plang-dah-dkt

curug-cipendeuy-08a-dicurug

curug-cipendeuy-08b-dicurug-edit

Curug Cipendeuy ternyata tidak terlalu tinggi, walau lumayan tinggi juga, dan tidak terlalu deras. Mungkin debit airnya akan berbeda bila kita datang ke sini saat musim hujan. Bisa jadi airnya cukup deras.

curug-cipendeuy-09-lumayantinggi-walau-tdk-deras

Kami pun berbicara sambil mengabar kepada orang-orang yang kami temui di Curug Cipendeuy tersebut sambil memberikan bahan bacaan tercetak kepada mereka yang mau membacanya.

dinastglmerah12sep2016-05

dinastglmerah12sep2016-04a

dinastglmerah12sep2016-04b

Setelah kira-kira setengah jam di Curug Cipendeuy, kami pun beranjak pulang, bertemu rekan-rekan yang sedang berdinas menggunakan gerai beroda.

img_20160912_131846

img_20160912_131904

img_20160912_131934

img_20160912_132136

Di jalan juga bisa ditemukan buah nanas madu yang ditanam di area ini. Tapi sekali lagi, itu bukan untuk diambil, seperti foto-foto di bawah ini.

img_20160912_132126

img_20160912_132119

Setelah kami bertemu rekan-rekan yang sedang berdinas menggunakan gerai beroda, sekitar jam setengah tiga sore, kami pun segera beranjak untuk pulang ke rumah masing-masing yang kira-kira berjarak 30 dan 40 kilometer dari wana wisata Curug Cipendeuy dan penangkaran rusa Cariu ini ke daerah Jonggol dan Cileungsi.

dinastglmerah12sep2016-06a

dinastglmerah-12sept2016-06b

dinastglmerah-12sept2016-06c

dinastglmerah-12sept2016-06d

dinastglmerah-12sept2016-06e

dinastglmerah-12sept2016-06f

dinastglmerah-12sept2016-06g

dinastglmerah-12sept2016-06h-edit2

Agar kita bisa melihat dengan jelas suasana curug Cipendeuy di area penangkaran rusa Cariu, berikut saya perlihatkan videonya di bawah ini.

 

Demikian sekilas informasi seputar curug Cipendeuy di area penangkaran rusa Cariu, Bogor. Semoga bermanfaat.


Leave a Reply