Twitter
LinkedIn
YouTube
Facebook

Borobudur

Sumber foto: en.wikipedia.org

Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Secara astronomis terletak di 7° 36′ 28” LS dan 110° 12′ 13” BT. Lingkungan geografis Candi Borobudur dikelilingi oleh Gunung Merapi dan Merbabu di sebelah Timur, Gunung Sindoro dan Sumbing di sebelah Utara, dan pegunungan Menoreh di sebelah Selatan, serta terletak di antara Sungai Progo dan Elo. Candi Borobudur didirikan di atas bukit yang telah dimodifikasi, dengan ketinggian 265 dpl. (sumber: http://konservasiborobudur.org/candi-borobudur.html)

Candi Borobudur adalah satu salah peninggalan sejarah yang ada di Indonesia dan juga adalah salah satu keajaiban dunia yang dilestarikan dan dilindungi oleh UNESCO. Letaknya ada di kota Magelang, Jawa Tengah. Bila kita datang dari arah Semarang, maka lokasi candi itu ada di kanan jalan, dan angkot untuk mencapai lokasi tersebut. Seperti dalam perjalanan ini yang juga saya rekam videonya.

Candi Borobudur sangat unik karena tersusun dari 2 juta balok batu vulkanik, dipahat sedemikian rupa sehingga saling mengunci satu dengan yang lain (sumber:http://www.indonesia.travel).

Perjalanan ini diadakan pada bula Mei 2013, setelah saya pulang dari tugas kerja ke cabang Bali, dan pulang dari Cemoro Lawang (tadinya mau ke Bromo tapi gagal karena pak SBY sedang jalan-jalan ke Bromo), seperti tulisan yang saya buat juga di blog saya ini.

Saya penasaran ingin melihat seperti apa candi terbesar di dunia itu yang merupakan salah satu keajaiban dunia, selagi saya melewati daerah Semarang. Read More…

Taman Nasional Ujung Kulon

UK68

Setelah 22 tahun, akhirnya saya bisa menginjakkan kaki lagi di Taman Nasional Ujung Kulon, cagar alam yang khususnya untuk melindungi populasi Badak Jawa yang hampir punah di dunia ini. Taman Nasional Ujung Kulon memiliki nilai ekologi dan kekayaan alam yang tinggi, karena itu pada tahun 1992 UNESCO menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Situs Warisan Dunia. Taman Nasional Ujung Kulon juga merupakan taman nasional yang perlu dilindungi karena sangat bermanfaat sebagai paru-paru dunia. Read More…

Air Terjun Senaru (Sendang Gile)

Sumber foto: id.wikipedia.org

Air terjun Sendang Gile adalah air terjun yang terletak di desa Senaru, kecamatan Bayan, kabupaten Lombok Utara, propinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya berada di kawasan desa Senaru, 2 kilometer dari desa Bayan. Objek wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Ini disebabkan karena air terjun ini merupakan pintu masuk pendakian menuju gunung Rinjani. Selain itu, ternyata air di Sendang Gile berasal dari mata air di Gunung Rinjani yang sangat sejuk dan alami. Untuk menuju ke tempat ini, para pengunjung harus melalui dua ratusan anak tangga yang mencapai ketinggian 40 meter, dan jembatan berlubang melalui sebuah lembah yang membutuhkan waktu penjelajahan sekitar 15 menit. Perjalanan alternatif juga bisa dilakukan dengan cara menyelusuri pinggir lembah yang agak curam dan mengikuti saluran irigasi serta menyeberangi jembatan yang terbuat dari rotan. Air terjun ini sering juga di sebut oleh penduduk setempat sebagai Batu Ko’ (batu kerbau). Menurut cerita rakyat setempat, dulu Sendang Gile adalah tempat bidadari mandi ketika turun ke bumi. Ada juga yang berpendapat bahwa nama ini berasal dari seseorang yang menemukan air terjun ini secara tidak langsung saat memburu singa yang masuk ke hutan setelah mengacaukan sebuah kampung. Penduduk kampung setempat menyebut singa gila dengan sebutan sengang gile, namun, lambat laun pelafalan tersebut menjadi sendang gile. Para penduduk percaya bahwa mandi ataupun membasuh muka di air terjun Sendang Gile, akan membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun daripada usia sebenarnya. Air terjun yang berketinggian 600 meter di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter dari dasar sungai ini memiliki dua tingkatan, tingkat pertama muncul di atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya, sedang tingkat kedua, di mana pada kolam tersebut air meluncur ke bawah dan membentuk sungai dibawahnya. (Sumber: id.wikipedia.org)

Read More…

Air Terjun Cibereum

Air terjun Cibereum yang deras airnya

Curug Cibereum terdiri dari air terjun utama Curug Cibeureum, dan dua air terjun lain yang lebih kecil, Curug Cidendeng dan Curug Cikundul. Curug Cibeureum adalah air terjun terbesar dan paling pendek di kawasan ini, letaknya yang lebih terbuka dan dekat shelter sehingga lebih banyak dikerumuni. Nama Cibeureum berasal dari bahasa sunda yang berarti sungai merah, nama ini diambil dari nuansa merah dinding tebing yang terbentuk dari lumut merah yang tumbuh secara endemik di sana. Di sebelah kanan Curug Cibeureum adalah Curug Cidendeng, ukurannya lebih tinggi dan langsing. Airnya melintasi tebing batu-batu trap dan jatuh menimpa lereng tebing yang berlumut. Sedangkan yang paling kanan adalah Curug Cikundul, letaknya yang sangat tinggi dan agak tersembunyi di ceruk dua tebing. Ketiga curug ini memiliki ketinggian antara 40-50 meter dan berada di ketinggian 1675 m dari permukaan laut (dpl). Curah hujan rata-rata di kawasan ini berkisar 3.000-4.200 mm per tahun. Bulan basah pada periode Oktober sampai Mei, pada saat musim barat laut dan rata-rata hujannya lebih dari 200 mm per bulan. Bulan Desember sampai Maret curah hujannya dapat mencapai lebih dari 400 mm per bulan. Menurut klasifikasi iklim Scamidt dan Ferguson, tipe iklim di kawasan ini termasuk tipe iklim A. Rata-rata temperaturnya bervariasi antara 18 °C di Cibodas dan kurang dari 10 °C di puncak Pangrango. (Sumber: id.wikipedia.org)

Read More…

Papandayan Garut Ke Tegal Alun

Pagi hari di sekitar gunung Papandayan

Pendakian ke Papandayan ini diadakan pada bulan September 2013, persisnya pada tanggal 8 September 2013. Pendakian ini diadakan karena teman saya yaitu brother Samson William, akan kembali ke India setelah beberapa tahun meninggalkan keluarga untuk bekerja di Indonesia. Jadi supaya ada kenang-kenangan sebelum berpisah dengan teman-teman di Indonesia, saya mengajak dia untuk mencoba mendaki gunung Papandayan.

Perjalanan ini diadakan dengan mengendarai kendaraan pribadi, berangkat dari tempat tinggal brother Samson yaitu di daerah Cibubur. Kami berangkat malam hari dengan harapan bisa sampai disana saat matahari terbit. Dari Cibubur, kami langsung masuk tol Jagorawi dan dilanjutkan ke tol Cikampek (Cipularang) yang berujung di pintu tol Cileunyi, Bandung. Keluar dari pintu tol Cileunyi, kami beristirahat sejenak sambil menikmati tahu sumedang. Setelah cukup beristirahat, perjalanan kami lanjutkan menuju Nagrek yang menghubungkan jalan menuju Garut dan Tasik.

Read More…

Mataram

Museum di Mataram. Sumber foto: en.wikipedia.org

Terletak di sisi barat Pulau Lombok, Mataram adalah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dan merupakan kota terbesar di provinsi ini. Selain sebagai ibu kota provinsi, Mataram juga merupakan pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan, industri dan jasa. Bangunan umum, bank, kantor pos, rumah sakit umum, pusat perbelanjaan, dan hotel dapat Anda temukan di sini sehingga tepat menjadi titik awal sebelum mengeksplorasi kemegahan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Mataram sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Lombok Barat. Ibu kota Lombok Barat sendiri dipindahkan ke Gerung tahun 2000. Kota ini sebenarnya merupakan penggabungan dari empat kota yaitu Ampenan, Mataram, Cakranegara dan Bertais. Tempat-tempat tersebut dahulu merupakan kerajaan-kerajaan yang berdiri sendiri. (Sumber: www.indonesia.travel)

Read More…

Tanah Lot dan Kuta Bali

Tanah Lot. Sumber foto: en.wikipedia.org

Kuta Bali. Sumber foto: en.wikipedia.org

Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam. (sumber: id.wikipedia.org)

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak kecamatan Kuta, sebelah selatan Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 1970-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur. Selain itu, Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta. (sumber: id.wikipedia.org)

Read More…

Pantai Sengigi

Sumber foto: id.wikipedia.org

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Memasuki area pantai Senggigi, wisatawan seta merta disapa oleh lembutnya angin semilir yang menenangkan. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan selam permukaan (snorkeling) sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis. (Sumber: id.wikipedia.org)

Read More…

Kawah Ratu

Sumber foto: kompasiana.com

Pendakian ke Kawah Ratu, gunung Salak di Bogor ini diadakan pada hari Jumat, 1 Agustus 2014 selagi masih libur kerja. Pendakian inipun diadakan secara mendadak untuk memanfaatkan waktu yang masih libur kerja. Pendakian ini dilakukan secara tektok (langsung pulang) pada hari itu juga. Pada hari Kamis, saya kabar-kabari teman-teman di daerah Cileungsi tentang rencana pendakian ini lewat WhatsApp group. Tapi yang cocok waktunya ternyata Stephen Belmin, yang akhirnya kami berangkat dengan motor masing-masing.

Kendaraan umum ke Kawah Ratu yang sering ditempuh adalah lewat desa Pasir Reungit, yaiut dengan naik angkot dari Bogor ke Leuwiliang dan turun di Cibatok. Dari Cibatok naik angkot ke Pasir Reungit. Bila penumpangnya tidak banyak yang menuju Pasir Reungit, angkot seringkali menurunkan penumpangnya di tengah jalan, misalnya di pintu masuk curug Cigamea, sehingga kita harus melanjutkan ke Pasir Reungit dengan berjalan kaki beberapa kilometer jauhnya. Kawah Ratu bisa juga dicapai lewat jalur curug Sewu (sebelum Pasir Reungit) yang juga ada di kanan jalan setelah curug Cigamea. Lewat desa Cidahu, Cicurug, Sukabumi, Kawah Ratu juga bisa diakses. Read More…

Gunung Papandayan

Pagi yang cerah di sekitar gunung Papandayan

Perjalanan ini diadakan pada hari Jumat dan Sabtu, tanggal 15 dan 16 Juni 2012 bersama teman-teman dari team Kaskus OANC (Outdoor Adventure & Nature Club). Melihat waktu yang diumumkan di Facebook oleh kang Ndar mengenai rencana perjalanan tersebut, saya memutuskan untuk ikut karena waktunya cocok untuk saya dan memungkinkan untuk saya untuk pulang/tiba kembali di Cileungsi hari Sabtu malam, karena di hari Minggunya saya ada keperluan yang penting.

Perjalanan ini dilakukan dengan menggunakan angkutan umum, dengan menumpang bus dari terminal bus Kampung Rambutan menuju Garut. Dari terminal bus Garut, naik angkutan ke Cisurupan. Kemudian di Cisurapan, kami naik mobil bak terbuka ke Camp David, pos pendakian gunung Papandayan. Selain mobil bak terbuka, tersedia juga ojek yang bisa mengantarkan kita ke Camp David, yaitu pintu masuk pendakian gunung Papandayan. Dalam pendakian ke gunung Papandayan ini, selain tim yang menggunakan angkutan umum, ada juga tim Kaskus OANC yang menyewa mobil Elf.

Read More…